Showing posts with label pribadi. Show all posts
Showing posts with label pribadi. Show all posts

30 October 2007

Hari lain di dunia maya


dia : punya waktu?
saya: sepertinya ada...
dia : pernah ingin mati?
saya : kadang
dia : sekarang?
saya : ndak. kenapa?
dia : pen bunuh orang neh...
saya : sial! dan gw orang pertama yang lo tanya begitu... kunyuk! ehueuehue


.... dan lalu obrolan menjadi super ngaco....



PS :
Coba pake buah"vita", jangan buah **** mungkin rasanya gak akan terlalu keras. hahahaha.


Hujan Sore Jakarta


Hujan.
Aku selalu suka hujan. Kamu?


Sore, di beranda rumah ini, kamu, aku, dan hujan yang begitu deras, waktu yang tak banyak tersisa, sebelum engkau harus kembali pergi. Aku berkata "Aku suka hujan", Engkau berkata "Sama". Kemudian kita tertawa.


"Itu kabut yah?"
"Jangan nutup telinga kalo ada petir, pamali"
"Bau tanah pas abis ujan wangi yah?"
"Jadi pengen hujan-hujanan"


....waktu tak pernah berhenti, tapi kali ini ia telah memberi sebuah arti....


24 September 2007

Fokus dong Win

Semuanya sampah. Antara pekerjaan yang menjadi alasan, mimpi-mimpi yang belum tergapai, rindu yang menggebu dan dendam yang terus terpendam. Berbaur, menyublim, berteriak dalam senyap secara bergantian. Masing-masing ingin menjadi bintang utama.

Seorang teman menuntut untuk dapat kembali, ketika kami begitu terhanyut dalam alur sehari-hari. Namun pilihan telah dibuat, kembali hanya akan berarti mati. Sebuah janji, tentunya tak banyak berarti, tapi cukuplah itu untuk menenangkan hati.

Dan untuk kamu ikan hiuku, tetap disana ya?

15 July 2007

S.I.N

Sumpah ini norak. Sumpah! Ini! Norak! Tapi biarlah malam ini gw pengen norak...

Biarkata pondok labu itu jauh..
Emang jauh kok....
Inginnya sih naek taxi
Biaya-nya tapi kemahalan...
Habis entar duitnya, gak bisa ditabung donk...


NB:
Ikan hiu mati kelelep
I loph yu bep....

kotak berbentuk hati

Aku kenal lagu ini. Tentu saja, akulah pembuatnya. Ketika kita berada dibawah naungan awan putih yang sama, ketika kita habiskan waktu dengan merangkai nada menjadi sebuah irama, Lalu menjadi sebuah lagu bertema cinta. Memang tidak semua, sebagian tapi iya.

Suara perempuan itu, besutan gitar orang itu. Ketukan drum yang satu itu. Menyatu. Menjadi satu. Dititik itukah hidup kita semua berubah?

Sebuah lagu lagi bercerita, tentang caranya memandang dunia. Aku ingat senja saat itu, dalam frame kenangan berwarna. Pernah. Sudah. Basi. Hampa. Tak percaya aku pernah disana. Karena tak bisa lagi aku kini membuat lagu, tak bisa lagi menikmati keras distorsi dari sebuah kotak-berbentuk-hati, berkeringat, lalu menyublim menjadi tawa.

Aku di sini saja. Di bawah langit Jakarta. Berkeringat bersama mereka, mewujudkan mimpi yang masih tertunda untuk menjadi nyata. Inilah kotak-berbentuk-hati ku yang baru.

boleh ya?

Tetesan air itu mengeluarkan suara yang sama. Nada yang sama. Kadang ia menghipnotisku begitu saja, memberikan sebuah dunia abu-abu dalam deru awan jingga yang kelabu.

Malam ini... ijinkan aku membuat sebuah dosa kembali...

03 July 2007

gelas plastik

Papan tulis putih, sebuah spidol hitam beserta penghapusnya. Sebuah meja dibawahnya dan sebuah gelas tanggung bening. Tisu berserakan, jaket lusuh, sebuah tas punggung tempat laptop ini berteduh dan sebuah kursi kosong. Ada sebuah dompet hitam terletak diatas meja satunya. Disamping bungkus rokok berwarna merah yang isinya tinggal beberapa batang saja. Kunci ruangan. Korek api. Karet gelang. Asbak dan abu yang beterbangan. Tetap saja tidak ada.

Aku ini pencari mimpi. Aku mencari mimpi yang terbuat dari sebuah gelas plastik. Kalo bisa yang ujung-ujungnya telah meleleh karena terbakar api, tak apalah bila tak lagi berbentuk.

06 June 2007

Saidah

Tak ada apa apa dikotak mungil itu. Tetap diam dalam bahasanya. Sebuah gambaran jalan dipagi harinya jakarta menghias disana. Message, Write Message, Text Message. Giliran Jari tanganku yang bisu. Cancel, Cancel, dan kemudian gambar itu kembali terpampang. Aku tahu, pesan itu akan terlalu mengganggu.

Balkon sepi. Terang nyala lampu yang sama namun dingin yang terasa berbeda. Aku belum terbiasa. Ada yang biasa berdiri disini, menikmati sisa hari sebelum beranjak pergi. Memandang jauh kearah timur jakarta, mendengar deru ambulan, kemudian berpamitan, sebuah ritual ringan. Sama halnya ketika lengan bahu ini sakit oleh setiap inchi gigitan, untuk tanpa alasan, malam ini semuanya hilang tanpa pesan.

Bah, sialan, ini kangen yang ga kesampaian?

05 June 2007

Hi Beibh!

Kamu, ya kamu... iya, kamu yang lagi gatel-gatel itu, kamu yang terlalu takut buat menyebrang jalan bahkan itu hanya menyebrangi lahan parkiran c4, kamu yang makan-nya membuat orang berpikir kamu pelihara naga di dasar perut kamu itu, kamu yang tukang gigit semua orang, kamu yang terlalu males mandi dipagi hari, kamu yang gila duren, kamu yang sepatunya ijo, kamu yang rumahnya jauh banget dari pusat kota,....

...... Apa kabar?

17 May 2007

wogh! Di edit! bego!

[setelah saya pikir-pikir, itupun kalo saya masih bisa mikir postingan ini berbahaya....]

PS : ini editan pertama saya.

16 May 2007

Wait up!

aku belum mandi, abis ini mandi kok.

...tungguin ya? ^_^

13 May 2007

Pedopil

Is it cool if I hold your hand?
Is it wrong if I think it's lame to dance?
Do you like my stupid hair?
Would you guess that I didn't know what to wear?
I'm just scared of what you think.
You make me nervous so I really can't eat
(first date - blink 182)
Blok M, siang menjelang sore. Ketidaksempurnaan yang terasa begitu sempurna. Seseorang menyanyikan aku tak mau sendiri-nya bcl dengan begitu falesnya, lemon tea yang rasanya lebih mirip kencing kuda, jus alpukat bercampur keringat, teriyaki keasinan dan oh, jangan lupakan kesasar kesono-kesini sebelum masuk blok m.

Yup siang itu begitu menakjubkan,....

Dan bocah ini genap menjadikan sore ini begitu sempurna dengan kembali ke mode ganyang-sikat-dorong-pukul-giles-pukul-ceples-bunuh seperti biasanya....

Ah, sepertinya memang begitu jauh lebih baik......

PS: have a nice shoes babe!