03 July 2007

disini

bali, bali, kapan kamu kembali?

Lagi ngapain? Bising dengung nyamuk dikamar losmen mesum itu apakah terlalu mengganggu? Nyenyak bobonya? Sempat liat sunset? atau besok mau melihat matahari pagi bali? Iya, sempetin lah.. bukannya harga sunrise begitu mahal disini, sebelum kemudian bercampur dengan keluh-kesah keseharian... dan hilang berganti malam begitu saja.

Mumpung disana, banyak bule bertelanjang dada. Membawa papan seluncur, siap menerjang ombak yang sibuk bergulung. Jangan lupa bawakan aku juga sebuah hadiah. Yang murah saja. beri pita merah dengan sepucuk kertas berwarna kuning diujungnya. Tuliskan kata sayang disana. Iya, jelas aku rindu, karena itu sekarang ini aku terus saja merajuk padamu. Mimpi apa malam ini? Setelah seharian termakan perjalanan yang begitu melelahkan. Setidaknya biarkan aku menjadi jagoannya.

Cepat pulang ya... datang kesini. Disamping sini. Kita hentikan lagi waktu seperti waktu itu. Lain kali kita naik taksi. Aku janji.

28 June 2007

Pelajaran hari ini

Ini ibu Budi. Ini bapak Budi. Dan ini Wati, kakaknya Budi.

Tahun demi tahun pun berganti. Budi menjadi seorang mucikari. Wati menjadi pelacur pinggir kali. Bapak Budi telah lama mati. Mati diracun ibu Budi yang frustasi. Cemburu karena bapak berbuat mesum dengan perempuan muda bercelana mini. Ibu Budi kemudian masuk bui.

15 June 2007

Seven Blunders of the World

  • Wealth without work
  • Pleasure without conscience
  • Knowledge without character
  • Commerce without morality
  • Science without humanity
  • Worship without sacrifice
  • Politics without principle
(Mahatama Gandhi)

06 June 2007

Saidah

Tak ada apa apa dikotak mungil itu. Tetap diam dalam bahasanya. Sebuah gambaran jalan dipagi harinya jakarta menghias disana. Message, Write Message, Text Message. Giliran Jari tanganku yang bisu. Cancel, Cancel, dan kemudian gambar itu kembali terpampang. Aku tahu, pesan itu akan terlalu mengganggu.

Balkon sepi. Terang nyala lampu yang sama namun dingin yang terasa berbeda. Aku belum terbiasa. Ada yang biasa berdiri disini, menikmati sisa hari sebelum beranjak pergi. Memandang jauh kearah timur jakarta, mendengar deru ambulan, kemudian berpamitan, sebuah ritual ringan. Sama halnya ketika lengan bahu ini sakit oleh setiap inchi gigitan, untuk tanpa alasan, malam ini semuanya hilang tanpa pesan.

Bah, sialan, ini kangen yang ga kesampaian?

05 June 2007

Hi Beibh!

Kamu, ya kamu... iya, kamu yang lagi gatel-gatel itu, kamu yang terlalu takut buat menyebrang jalan bahkan itu hanya menyebrangi lahan parkiran c4, kamu yang makan-nya membuat orang berpikir kamu pelihara naga di dasar perut kamu itu, kamu yang tukang gigit semua orang, kamu yang terlalu males mandi dipagi hari, kamu yang gila duren, kamu yang sepatunya ijo, kamu yang rumahnya jauh banget dari pusat kota,....

...... Apa kabar?

31 May 2007

Chaiyo!

Bergulat dengan waktu. Singkirkan dulu semua masalah pribadi, fokuskan energi, dan berancang-ancang untuk kembali berlari.

Ini namanya lelah win, kembali ketika kita terlupa bagaimana rasanya manis keringat, atau sekedar rasa pegal dipundak. Kami tak diperbudak. Kami sadar telah bertindak. Tidak ada bagian tubuh yang berontak.

Lihat mereka, didepan saya, pria bertubuh besar yang hobinya mengubah lirik lagu menjadi madura, atau dia, si kacamata disebelahnya, sama-sama mengeluarkan energinya untuk mengubah mimpi jadi nyata. Belum terhitung Tante centil dengan gaya khasnya, dan perempuan mata sipit yang dibalut lensa, atau dia yang didepan sana, berlari dengan kecepatan yang sama. Jangan lupa, ada juga dia yang mengurusi semuanya, dari mulai mesin fax hingga harus berlari ke ujung dunia yang itu semua ia namakan dengan kerja.


Ah, begitu lelahnya hari ini hingga ini terasa begitu menyegarkan... hingga aku akhirnya bisa lupa.

22 May 2007

exit

Suruh sapa ngehapus semua sms gw dengan alesan kebanyak inbox?
Suruh sapa naksir gitaris band temen ndiri?
Suruh sapa pake acara boong ga ngaku kalo naksir ma orang laen?
Suruh sapa pake ketawan makan malem didepan mata ndiri?
Suruh sapa pake acara ga ngaku?
Suruh sapa cari pacar lagi?
Suruh sapa dengan beraninya bilang "cowo gw mo dikemanain?"
Suruh sapa bikin mimpi ga pake hati?
Suruh sapa bilang "gak mau ambil resiko apapun buat elo sekarang"?

terus kalo sekarang gw sibuk pontang-panting kabur melarikan diri... kemudian nyaman disebuah tempat dengan banyak mimpi....

Lo bilang bego,...
Lo bilang gw ga peka...
Lo bilang gw kelewat cuek...
Lo bilang gw selfcenter....

hahahaha,....

Makin gede kok makin lucu....

PS: dont bother... I'll find my own exit