01 August 2008

Emergency - Paramore

Luka, darah, putus asa dan seorang gadis manis bersuara merdu. Apalagi yang dapat diharapkan dari sebuah video clip? Seperti video clip Emergency-nya Paramore. Menakjubkan. Lagunya juga enak. Beberapa kali gw puter lagu ini dan ga ada bosen-bosennya. (belum kale ya?)

Hanya saja jika saya yang didaulat untuk mengkonsep video clipnya, saya ingin sekali menambahkan beberapa hal disana. Lebih banyak luka, lebih banyak darah dan lebih banyak rasa keputus asaan. Hahahaha .... sakit!

Saya membayangkan berada di sebuah ruang emergency rumah sakit lengkap dengan pasien-pasien dan perawatnya. Sang vocalis yang berteriak
"This is an emergency
So are you listening?"
kearah suster-suster yang sibuk berlari kesana kemari tak peduli. Dan dengan jurus katro terpaan angin yang ikut mendramatisir suasana... (engga, engga ada auman srigala... ini rumah sakit bung, bukan kuburan)

belum lagi ketika si manis Hayley mendendangkan...
Cause I've seen love die
Way too many times
When it deserved to be alive (deserved to be alive)
dan di layar menunjukan seorang pasien lengkap dengan flatline di monitornya....

Hanya saja saya bingung hendak memvisualisasikan apa ketika baris lirik ini dinyanyikan...
Scars, they will not fade away...

yang mo liat vc aslinya

2 comments:

Anonymous said...

memvisualisasikan seseorang yang sedang mengenang semua kesedihan :D

writer said...

ketimbang kesedihan saya lebih suka kata keputus asaan.. hahahaha...

masih away aja di status ym :(